Sejak Januari 2026, Shopee menaikkan biaya admin ke 10%. Mulai Mei 2026, TikTok Shop memberlakukan biaya logistik baru. Dan mulai Juni 2026, kebijakan biaya TikTok Shop berikutnya masuk, terutama berdampak pada produk di bawah Rp 200.000.
Kalau kamu masih pakai asumsi biaya lama untuk kalkulasi margin, angka profit kamu sudah tidak akurat. Artikel ini adalah tutorial step-by-step untuk menghitung total biaya per transaksi di kedua platform, lengkap dengan tabel perbandingan untuk beberapa range harga produk.
Kenapa Perbandingan Biaya Ini Penting untuk Seller UMKM Sekarang
Banyak seller UMKM yang masih menghitung margin dengan cara lama: HPP + ongkir + komisi. Padahal struktur biaya kedua platform sudah berubah cukup signifikan dalam 4 bulan pertama 2026.
Yang terjadi di lapangan: seller merasa untung di dashboard, tapi saldo rekening tidak bertumbuh sesuai harapan. Biasanya setelah ditelusuri, ada beberapa pos biaya yang tidak diperhitungkan dengan benar.
TikTok Shop dan Shopee punya struktur biaya yang berbeda. Tidak bisa langsung dibandingkan dengan satu angka saja karena masing-masing platform punya cara hitung yang berbeda untuk kategori produk, range harga, dan wilayah pengiriman. Tutorial ini menyederhanakan proses itu.
Kalau kamu belum baca detail kebijakan masing-masing platform, ada baiknya mulai dari sini dulu: Biaya Admin Shopee 2026: Strategi UMKM Tetap Cuan Meski Naik 10% dan Biaya Logistik TikTok Shop 2026: Cara Hitung Ulang Harga Jual Sebelum Mei.
Apa yang Kamu Butuhkan Sebelum Mulai
Sebelum masuk ke perhitungan, siapkan data-data ini:
- Daftar produk beserta harga jual saat ini
- HPP (harga pokok produksi/pembelian) per produk
- Kategori produk di masing-masing platform
- Wilayah pengiriman dominan (apakah mayoritas Jawa atau luar Jawa)
- Rata-rata berat produk per pesanan
Data ini tidak harus lengkap 100%. Bahkan perkiraan yang realistis sudah cukup untuk membuat kalkulasi yang berguna.
Langkah 1: Kenali Semua Komponen Biaya di Masing-Masing Platform
Ini sering jadi langkah yang dilewati. Seller langsung loncat ke angka komisi, padahal ada beberapa pos biaya lain yang tidak lebih kecil pengaruhnya.
Komponen biaya di Shopee (berlaku 2026):
- Biaya admin: 10% dari harga produk (berlaku sejak Januari 2026)
- Biaya proses pesanan: Rp 1.250 per transaksi
- Biaya pre-order: +3% per kuantitas yang terselesaikan (khusus produk PO)
- Biaya Gratis Ongkir Ekstra: ada biaya seller mulai Mei 2026
- PPN: 11% dari biaya komisi
Komponen biaya di TikTok Shop (berlaku 2026):
- Biaya komisi: bervariasi per kategori, rata-rata 2-5% untuk sebagian besar kategori
- Biaya logistik baru: berlaku mulai 1 Mei 2026, rata-rata Rp 950/pesanan untuk pengiriman Jawa
- Biaya tambahan kebijakan Juni 2026: berdampak terutama pada produk di bawah Rp 200.000
- PPN: 11% dari biaya komisi
Perbedaan struktural paling penting: Shopee menetapkan biaya admin flat 10%, sedangkan TikTok Shop menggunakan komisi yang lebih rendah tapi menambah biaya logistik baru yang tidak ada sebelumnya.
Langkah 2: Hitung Total Biaya Per Transaksi di Shopee
Pakai formula ini untuk setiap produk:
Total Biaya Shopee = (Harga Jual x 10%) + Rp 1.250 + PPN komisi + biaya Gratis Ongkir Ekstra (jika aktif)
Contoh konkret untuk produk fashion seharga Rp 150.000:
- Biaya admin: Rp 150.000 x 10% = Rp 15.000
- Biaya proses pesanan: Rp 1.250
- PPN atas komisi (11% dari Rp 15.000): Rp 1.650
- Total biaya platform: Rp 17.900
- Persentase dari harga jual: sekitar 11,9%
Untuk produk seharga Rp 50.000:
- Biaya admin: Rp 5.000
- Biaya proses pesanan: Rp 1.250
- PPN atas komisi: Rp 550
- Total biaya platform: Rp 6.800
- Persentase dari harga jual: sekitar 13,6%
Perhatikan: semakin murah produk kamu, persentase biaya terhadap harga jual semakin tinggi karena biaya proses pesanan Rp 1.250 sifatnya flat, bukan persentase.
Langkah 3: Hitung Total Biaya Per Transaksi di TikTok Shop
Formula TikTok Shop sedikit berbeda karena ada komponen logistik:
Total Biaya TikTok Shop = (Harga Jual x % komisi kategori) + Rp 950 (biaya logistik Jawa, mulai Mei 2026) + PPN komisi
Contoh konkret untuk produk fashion seharga Rp 150.000 (asumsi komisi 5%):
- Biaya komisi: Rp 150.000 x 5% = Rp 7.500
- Biaya logistik: Rp 950
- PPN atas komisi (11% dari Rp 7.500): Rp 825
- Total biaya platform: Rp 9.275
- Persentase dari harga jual: sekitar 6,2%
Untuk produk seharga Rp 50.000 (komisi 5%):
- Biaya komisi: Rp 2.500
- Biaya logistik: Rp 950
- PPN atas komisi: Rp 275
- Total biaya platform: Rp 3.725
- Persentase dari harga jual: sekitar 7,5%
Catatan: Produk di bawah Rp 200.000 akan terdampak kebijakan biaya tambahan Juni 2026. Angka di atas belum memperhitungkan komponen itu sepenuhnya karena detail resminya masih dalam proses konfirmasi.
Langkah 4: Bandingkan dengan Tabel Perbandingan
Ini perbandingan total biaya platform per transaksi untuk beberapa harga produk (berdasarkan asumsi kategori fashion, pengiriman Jawa, komisi TikTok Shop 5%):
| Harga Produk | Total Biaya Shopee | % dari Harga | Total Biaya TikTok Shop | % dari Harga | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp 50.000 | Rp 6.800 | 13,6% | Rp 3.725 | 7,5% | TTS lebih hemat Rp 3.075 |
| Rp 100.000 | Rp 12.350 | 12,4% | Rp 6.500 | 6,5% | TTS lebih hemat Rp 5.850 |
| Rp 150.000 | Rp 17.900 | 11,9% | Rp 9.275 | 6,2% | TTS lebih hemat Rp 8.625 |
| Rp 300.000 | Rp 34.550 | 11,5% | Rp 17.550 | 5,9% | TTS lebih hemat Rp 17.000 |
| Rp 500.000 | Rp 56.750 | 11,4% | Rp 28.450 | 5,7% | TTS lebih hemat Rp 28.300 |
Dari tabel ini, TikTok Shop secara konsisten lebih hemat dari sisi biaya platform murni. Tapi ini baru setengah ceritanya.
Yang tidak terlihat di tabel:
Biaya iklan. Di TikTok Shop, traffic organik dari live dan short video memerlukan konsistensi konten yang punya biaya waktu dan produksi sendiri. Di Shopee, traffic organik lebih bisa dioptimalkan lewat SEO toko tanpa produksi video. Kalau kamu tidak aktif bikin konten, biaya akuisisi pembeli di TikTok Shop bisa lebih tinggi dari Shopee.
Audit Toko Gratis
Analisis mingguan data seller center + sesi konsultasi 1-on-1 setiap minggu.
Lihat layanan Audit & Consultation →Kesalahan yang Paling Sering Terjadi
Setelah tutorial kalkulasi, penting untuk tahu di mana perhitungan ini sering meleset.
Tidak memperhitungkan biaya iklan sebagai bagian dari biaya per transaksi. Banyak seller menghitung biaya platform saja, lalu lupa bahwa sebagian besar penjualan datang dari iklan. Kalau kamu pakai Shopee Ads atau TikTok Shop Ads, biaya iklan per pesanan harus masuk ke dalam kalkulasi total.
Menggunakan satu angka komisi untuk semua kategori. Komisi TikTok Shop berbeda per kategori. Kategori elektronik bisa lebih rendah, tapi kategori health & beauty bisa lebih tinggi. Cek angka spesifik di Seller Center masing-masing platform.
Tidak memperhitungkan biaya retur. Mulai Juni 2026, biaya retur ditanggung seller di kedua platform. Untuk produk dengan retur rate di atas 3%, ini perlu masuk ke kalkulasi biaya rata-rata per transaksi. Baca detail perbandingan retur di artikel Perbandingan Biaya Retur Shopee vs TikTok Shop 2026.
Hanya melihat biaya, bukan konversi. Platform yang lebih murah tidak otomatis menghasilkan profit lebih besar kalau conversion rate-nya lebih rendah. Harga per transaksi harus dibagi juga dengan probabilitas terjadi penjualan.
Cara Cek Hasilnya
Setelah kamu punya angka kalkulasi, langkah validasi yang paling mudah adalah membandingkan dengan laporan keuangan aktual toko kamu.
Buka laporan penjualan di Seller Center masing-masing platform, pilih periode 1 bulan terakhir. Hitung total pendapatan bersih setelah semua potongan platform, lalu bandingkan dengan total harga jual di periode yang sama.
Kalau persentase potongan aktual jauh berbeda dari kalkulasi kamu, kemungkinan ada komponen yang terlewat, biasanya biaya iklan, biaya Gratis Ongkir Ekstra, atau biaya retur yang sudah mulai dibebankan.
Lakukan cek ini setiap bulan, minimal sampai Q3 2026. Kebijakan biaya kedua platform masih dalam transisi, dan ada kemungkinan penyesuaian lanjutan yang belum diumumkan.
Platform mana yang lebih menguntungkan untuk kamu secara spesifik bergantung pada kategori produk, range harga, strategi traffic, dan efisiensi operasional toko. Kalau kamu perlu bantuan menghitung dan memutuskan prioritas platform, tim Gineehub bisa bantu analisis lebih dalam.
Audit Toko Gratis
Analisis mingguan data seller center + sesi konsultasi 1-on-1 setiap minggu.
Lihat layanan Audit & Consultation →FAQ: Perbandingan Biaya TikTok Shop vs Shopee 2026
Apakah biaya admin Shopee 10% berlaku untuk semua kategori produk?
Biaya admin 10% berlaku luas sejak Januari 2026, tapi beberapa kategori spesifik bisa punya tarif berbeda. Konfirmasi tarif kategori produk kamu langsung di Shopee Seller Center karena angka resmi per kategori bisa berubah sesuai program atau status toko.
Berapa biaya logistik TikTok Shop untuk pengiriman luar Jawa?
Biaya logistik baru TikTok Shop yang berlaku mulai 1 Mei 2026 rata-rata Rp 950 per pesanan untuk wilayah Jawa. Untuk pengiriman luar Jawa, tarif lebih tinggi. Detail resmi per wilayah tersedia di TikTok Shop Seller Center dan akan diperbarui menjelang tanggal berlaku.
Kalau jual produk di bawah Rp 200.000, lebih baik di platform mana?
Produk di bawah Rp 200.000 paling terdampak kebijakan biaya TikTok Shop yang berlaku mulai Juni 2026. Sebelum Juni, TikTok Shop masih lebih hemat untuk range harga ini. Setelah Juni, perlu hitung ulang karena ada komponen biaya tambahan. Shopee lebih predictable untuk range harga ini karena strukturnya sudah diketahui.
Apakah harus berjualan di kedua platform sekaligus?
Tidak ada kewajiban. Tapi seller yang berjualan di dua platform cenderung punya risiko yang lebih tersebar. Kalau satu platform berubah kebijakan, platform lain bisa jadi buffer. Yang penting, kelola keduanya dengan efisien supaya tidak membuang waktu dan sumber daya. Baca lebih lanjut tentang strategi multi-channel di artikel Multi-Channel UMKM 2026: Cara Kelola TikTok Shop dan Shopee dalam Satu Alur Kerja.





