Seller yang sudah pasang iklan di Shopee belum tentu tahu persis campaign mana yang menghasilkan dan mana yang cuma makan budget. Tanpa audit rutin, kamu bisa bayar iklan setiap hari tapi tidak pernah tahu apakah hasilnya sepadan dengan biayanya.
Kenapa Audit Campaign Shopee Ads Wajib Dilakukan Sekarang
Sejak Shopee menaikkan biaya admin menjadi 10% dan menambah biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi, margin seller sudah turun signifikan. Tapi ada kabar baiknya: Shopee memberikan diskon biaya layanan untuk seller yang mengalokasikan minimal 3% dari GMV ke Shopee Ads.
Artinya, kalau kamu sudah beriklan tapi tidak tahu apakah spend-mu sudah menyentuh threshold itu, kamu mungkin sudah memenuhi syarat tapi tidak mengklaimnya. Atau sebaliknya, kamu overspend di campaign yang tidak perform dan berharap diskon yang tidak pernah datang.
Audit campaign adalah cara kamu tahu persis posisimu sekarang sebelum keputusan budgeting bulan depan.
Apa yang Kamu Butuhkan Sebelum Mulai
Sebelum audit, pastikan kamu punya akses ke hal-hal berikut:
- Shopee Seller Center > menu Marketing Center > My Ads
- Data GMV toko untuk periode yang sama, minimal 30 hari terakhir
- Spreadsheet kosong untuk catat temuan (Google Sheets atau Excel cukup)
- Minimal 14 hari data campaign aktif, karena data kurang dari itu belum representatif untuk ambil keputusan
Kalau toko kamu baru pasang iklan 1-3 hari, tunggu dulu. Audit paling akurat dilakukan setelah campaign berjalan minimal dua minggu penuh.
Langkah 1: Buka Dashboard dan Kumpulkan Data Semua Campaign
Di Seller Center, masuk ke Marketing Center, lalu pilih tab My Ads. Ubah rentang tanggal ke 30 hari terakhir. Data harian terlalu fluktuatif untuk dijadikan dasar keputusan.
Catat semua campaign aktif dengan kolom berikut ke spreadsheet:
| Kolom | Sumber di Dashboard |
|---|---|
| Nama campaign | Kolom Campaign Name |
| Total spend (Rp) | Kolom Cost |
| Total orders dari iklan | Kolom Orders |
| Revenue dari iklan | Kolom Revenue |
| ROAS | Revenue dibagi Cost |
Shopee sudah menampilkan sebagian data ini otomatis. Kamu hanya perlu menyalin ke spreadsheet supaya bisa dibandingkan lintas campaign dalam satu tampilan.
Langkah 2: Hitung ROAS Break-Even per Campaign
ROAS break-even adalah titik di mana iklan tidak untung dan tidak rugi. Cara hitungnya:
ROAS Break-Even = 1 dibagi Margin bersih setelah semua biaya platform
Contoh: kalau margin bersih kamu 25% setelah dipotong komisi, logistik, dan biaya proses pesanan, maka ROAS break-even kamu adalah 1/0,25 = 4x. Campaign dengan ROAS di bawah 4x berarti kamu rugi di setiap transaksi yang datang dari iklan itu.
Hitung ini untuk setiap campaign. Tandai campaign dengan ROAS di bawah break-even sebagai merah, antara break-even dan 1,5x break-even sebagai kuning, dan di atas 1,5x break-even sebagai hijau.
Pastikan kamu update angka break-even ini setiap kali ada perubahan biaya platform. Artikel cara hitung ulang target ROAS setelah kenaikan biaya admin Shopee menjelaskan kalkulasinya lebih detail.
Langkah 3: Putuskan Nasib Setiap Campaign
Campaign merah yang sudah berjalan lebih dari 14 hari dan konsisten di bawah break-even: pause. Bukan delete, karena data historisnya berguna untuk evaluasi berikutnya.
Campaign kuning: optimasi dulu sebelum pause. Biasanya masalahnya ada di kata kunci yang terlalu broad atau bid yang terlalu tinggi untuk kata kunci kompetitif. Artikel cara atur bid dan budget harian Shopee Ads bisa jadi panduan langkah per langkahnya.
Campaign hijau: pertahankan dan pertimbangkan scale. Naikkan budget 20% setiap 3-5 hari, bukan langsung double. Kenaikan terlalu cepat sering memperburuk ROAS karena algoritma belum selesai adjustment.
Iklan Belum Profitable?
Gineehub kelola campaign ads kamu dengan fokus ROAS. Data-driven, bukan tebak-tebakan. TikTok Ads & Shopee Ads.
Lihat layanan Ads Management →Langkah 4: Hitung Total Spend vs Threshold 3% GMV
Langkah ini sering dilewati seller. Setelah kamu tahu campaign mana yang perform, hitung apakah total spend iklan sudah mencapai 3% dari GMV toko.
Formula: Target Spend Minimum = GMV bulan lalu x 3%
Contoh: kalau GMV bulan lalu kamu Rp10.000.000, maka kamu perlu total spend minimal Rp300.000 di Shopee Ads dalam sebulan untuk eligible diskon biaya layanan.
Kalau total spend masih di bawah threshold, ada dua pilihan. Pertama, naikkan budget campaign yang sudah hijau sampai threshold tercapai. Kedua, buat campaign baru untuk produk yang selama ini tidak diiklankan, khususnya produk dengan margin lebih tebal yang masih punya ruang absorb biaya iklan.
Pantau progress eligibility kamu di Seller Center bagian Seller Reward secara real-time.
Kesalahan yang Paling Sering Terjadi saat Audit
1. Hanya lihat total spend, tidak per campaign
Dashboard ringkasan menampilkan total keseluruhan. Tapi di dalamnya bisa ada 1 campaign untung dan 3 campaign rugi. Selalu breakdown per campaign.
2. Pause campaign terlalu cepat
Campaign yang baru berjalan 3-5 hari belum punya data cukup. Shopee Ads butuh waktu learning phase. Keputusan pause idealnya setelah minimal 14 hari dan minimal 20 klik per campaign.
3. Tidak update ROAS break-even setelah ada perubahan biaya platform
Biaya admin dan biaya proses pesanan Shopee sudah berubah sejak awal 2026. Kalau kamu masih pakai target ROAS lama, kamu mungkin sudah merugi tanpa sadar.
4. Mengiklankan semua produk dengan budget yang sama
Produk dengan margin tipis tidak bisa menanggung biaya iklan sebesar produk margin tebal. Prioritaskan iklan untuk produk dengan margin bersih di atas 30%.
5. Tidak jadwalkan audit berikutnya setelah selesai
Audit bukan kegiatan sekali jalan. Lakukan minimal setiap dua minggu, lebih baik mingguan kalau budget iklan sudah di atas Rp500.000 per hari.
Cara Cek Hasilnya Setelah Audit
Tunggu 7 hari setelah optimasi, lalu cek indikator berikut:
- Total ROAS akun: harus naik atau minimal stabil dibanding sebelum audit
- Cost per Order: harus turun dibanding periode sebelum audit
- Persentase campaign hijau: target minimal 60% dari total campaign aktif
- Persentase spend vs GMV: cek apakah sudah menyentuh atau mendekati threshold 3%
Kalau setelah 14 hari persentase hijau masih di bawah 50% meski sudah dioptimasi, biasanya masalahnya bukan di campaign. Foto kurang menarik, harga tidak kompetitif, atau rating toko masih rendah adalah akar masalah yang lebih sering. Perbaiki listing dulu sebelum lanjut optimasi iklan.
Audit campaign butuh waktu di awal, tapi hasilnya langsung terasa: budget tidak terbuang, ROAS keseluruhan naik, dan kamu punya data untuk memutuskan kapan scale dan kapan berhenti. Kalau kamu butuh pendampingan langsung dari tim yang sudah mengelola ratusan campaign Shopee Ads, Gineehub sebagai SSP resmi Indonesia siap bantu dari audit pertama sampai eksekusi bulanan.
Audit Toko Gratis
Analisis mingguan data seller center + sesi konsultasi 1-on-1 setiap minggu.
Lihat layanan Audit & Consultation →FAQ: Shopee Ads Audit Campaign
Seberapa sering harus audit campaign Shopee Ads?
Minimal dua minggu sekali untuk seller dengan budget di bawah Rp500.000 per hari. Kalau budget sudah lebih dari itu, audit mingguan lebih ideal. Semakin besar spend, semakin cepat kerugian dari campaign yang tidak perform terakumulasi.
Apa yang harus dilakukan kalau semua campaign di bawah break-even?
Jangan langsung tambah budget. Audit listing produk yang diiklankan dulu: cek foto, deskripsi, harga kompetitor, dan rating toko. Campaign yang baik tidak bisa menyelamatkan listing yang lemah. Perbaiki listing, baru jalankan ulang campaign.
Apakah menghapus campaign yang rugi lebih baik daripada pause?
Lebih aman pause dulu. Kalau kamu delete, kamu kehilangan semua data historis campaign tersebut. Data itu berguna untuk memahami apa yang tidak berhasil dan menghindari kesalahan yang sama di campaign berikutnya.
Threshold 3% GMV untuk diskon Shopee Ads dihitung dari GMV bruto atau net?
Berdasarkan informasi per Juni 2026, threshold dihitung dari GMV transaksi terkonfirmasi, bukan GMV bruto termasuk pesanan yang dibatalkan. Selalu cek progress eligibility di dashboard Seller Center bagian Seller Reward untuk angka aktual toko kamu.
Kalau toko baru buka, kapan waktu yang tepat untuk mulai audit?
Tunggu minimal 14 hari dan minimal 20 klik per campaign sebelum ambil keputusan apapun. Data kurang dari itu belum representatif. Untuk toko yang baru pertama kali pasang iklan, baca dulu panduan setup Shopee Ads untuk toko baru sebelum masuk ke tahap audit.





