Dua kebijakan Shopee yang berlaku sejak Januari 2026 sekarang mulai memukul seller yang tidak menyesuaikan strategi iklannya: biaya admin naik ke 10% dan biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi. Kalau target ROAS kamu masih pakai angka lama, kampanye yang terlihat hijau di dashboard bisa sebenarnya sudah merugi.
Ini bukan soal iklan yang kurang optimal. Ini soal hitungan dasarnya yang sudah berubah.
Mengapa ROAS Lama Kamu Sudah Tidak Berlaku di Q2 2026
ROAS adalah rasio antara pendapatan iklan dibagi biaya iklan. Angkanya kelihatan bagus kalau revenue tinggi, tapi ROAS tidak otomatis mencerminkan profit. Yang menentukan apakah bisnis kamu untung atau tidak adalah berapa banyak dari revenue itu yang tersisa setelah semua potongan.
Dua perubahan besar yang berlaku sejak Januari 2026:
Biaya admin naik ke 10%. Sebelumnya banyak kategori di kisaran 6-8%. Kenaikan ke 10% artinya untuk setiap Rp100.000 penjualan, Shopee potong Rp10.000. Naik sekitar Rp2.000-4.000 per Rp100.000 dibanding sebelumnya.
Biaya proses pesanan Rp1.250 per transaksi. Ini biaya tetap per order, bukan persentase. Dampaknya paling terasa di produk harga rendah. Produk seharga Rp20.000 kena potongan 6,25% dari harga jual hanya dari biaya proses pesanan saja.
Dua potongan ini berjalan bersamaan. Seller yang tidak menghitung ulang break-even ROAS mereka sedang menjalankan iklan dengan target yang sudah tidak akurat.
Cara Hitung Break-Even ROAS di Kondisi Biaya Baru
Break-even ROAS adalah ROAS minimum di mana kamu tidak untung dan tidak rugi dari iklan. Di bawah angka ini, setiap rupiah yang kamu belanjakan untuk iklan menghasilkan kerugian.
Formula dasarnya:
Break-Even ROAS = 1 / Gross Margin setelah semua potongan platform
Tapi gross margin yang dimaksud di sini bukan margin kotor biasa. Kamu perlu hitung net margin setelah biaya platform, baru bisa dapat angka break-even yang benar.
Langkah 1: Hitung total potongan Shopee per transaksi
Ambil satu produk sebagai contoh. Misal harga jual Rp150.000.
- Biaya admin 10%: Rp15.000
- Biaya proses pesanan: Rp1.250
- Total potongan platform: Rp16.250
- Sisa setelah potongan platform: Rp133.750
Langkah 2: Kurangi HPP dan biaya operasional
Misal HPP produk Rp60.000, biaya packing Rp5.000, biaya pengiriman subsidi Rp3.000.
- Total HPP + ops: Rp68.000
- Net sebelum iklan: Rp133.750 - Rp68.000 = Rp65.750
Langkah 3: Hitung net margin aktual
Net margin = Rp65.750 / Rp150.000 = 43,8%
Langkah 4: Hitung break-even ROAS
Break-Even ROAS = 1 / 0,438 = 2,28
Artinya: untuk produk ini, kamu butuh ROAS minimal 2,28 agar iklan tidak membuat rugi. Di atas 2,28 kamu profit dari iklan. Di bawah itu, iklan merogoh margin.
Sebelum biaya admin naik ke 10%, dengan biaya admin 7% misalnya, break-even ROAS yang sama mungkin ada di sekitar 2,05. Kelihatan kecil, tapi di volume transaksi besar, perbedaan 0,2 poin ROAS bisa berarti jutaan rupiah per bulan.
Untuk referensi benchmark ROAS per kategori di Shopee, cek Shopee Ads Indonesia 2026: Data Biaya, Benchmark ROAS, dan Prediksi Q2 sebagai pembanding angka kamu.
Dampak Biaya Proses Pesanan Rp1.250 ke Produk Harga Rendah
Biaya proses pesanan Rp1.250 adalah biaya tetap. Semakin murah produk kamu, semakin besar dampak persentasenya.
Tabel dampak per range harga:
| Harga Jual | Biaya Proses | % dari Harga |
|---|---|---|
| Rp15.000 | Rp1.250 | 8,3% |
| Rp30.000 | Rp1.250 | 4,2% |
| Rp75.000 | Rp1.250 | 1,7% |
| Rp150.000 | Rp1.250 | 0,8% |
| Rp300.000 | Rp1.250 | 0,4% |
Kalau kamu jual produk di bawah Rp30.000, biaya proses pesanan saja sudah memakan 4% lebih dari harga jual. Ditambah biaya admin 10%, total potongan Shopee bisa mencapai 14% lebih dari harga jual untuk produk murah.
Solusinya bukan langsung naikkan harga. Ada dua pendekatan yang lebih strategis:
Dorong bundling atau minimum pembelian. Kalau satu order berisi 3 produk seharga Rp15.000, total order Rp45.000, biaya proses Rp1.250 tetap hanya dipotong sekali. Efektif biaya per produk turun dari Rp1.250 ke Rp417.
Fokus iklan ke produk dengan margin lebih tebal. Tidak semua produk layak diiklankan setelah biaya baru ini berlaku. Hitung break-even ROAS per SKU, dan alokasikan budget iklan ke produk yang break-even ROAS-nya lebih masuk akal.
Detail soal biaya proses pesanan dan cara hitung dampaknya ada di artikel FAQ Biaya Proses Pesanan Shopee Rp1.250 per Transaksi 2026.
Iklan Belum Profitable?
Gineehub kelola campaign ads kamu dengan fokus ROAS. Data-driven, bukan tebak-tebakan. TikTok Ads & Shopee Ads.
Lihat layanan Ads Management →Target ROAS yang Perlu Kamu Tetapkan Ulang di Q2 2026
Setelah kamu punya angka break-even ROAS per produk, langkah berikutnya adalah menetapkan target ROAS operasional. Ini bukan sekadar di atas break-even. Kamu perlu buffer untuk fluktuasi performa.
Target ROAS = Break-Even ROAS x (1 + Safety Buffer)
Safety buffer yang wajar untuk UMKM adalah 20-30%. Artinya kalau break-even ROAS kamu 2,28, target operasional yang sehat ada di kisaran 2,74 hingga 2,96.
Kenapa perlu buffer? Performa iklan Shopee tidak stabil setiap hari. Ada hari di mana konversi turun karena faktor eksternal seperti awal bulan setelah gajian habis, atau persaingan iklan yang tiba-tiba ramai. Buffer 20-30% memberi ruang agar rata-rata bulanan tetap di atas break-even.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menetapkan target baru:
- Hitung per kategori produk, bukan satu angka untuk semua. Produk dengan margin berbeda butuh target ROAS yang berbeda.
- Review ulang setiap kali ada perubahan HPP. Kenaikan harga bahan baku atau ongkos produksi langsung menggeser break-even ROAS.
- Pisahkan kampanye Search Ads dan Discovery Ads. ROAS keduanya biasanya berbeda karena intent pembeli berbeda. Target yang sama untuk kedua format bisa menyesatkan evaluasinya.
Untuk cara mengatur CPC dan budget harian agar ROAS tetap terkontrol, baca Shopee Ads Bid Strategy 2026: Cara Atur CPC dan Budget Harian agar ROAS Tetap di Target.
Apa yang Perlu Kamu Lakukan Sekarang
Tiga hal yang bisa langsung dikerjakan minggu ini:
Audit kampanye aktif dan hitung ulang break-even ROAS. Ambil 5-10 produk yang paling banyak kamu iklankan. Jalankan hitungan seperti di atas, satu per satu. Hasilnya mungkin mengejutkan kamu.
Identifikasi kampanye yang sebenarnya sudah merugi. Pakai angka break-even baru. Kampanye dengan ROAS di bawah angka itu perlu dipause, dievaluasi, atau diubah strategi bid-nya sebelum terus berjalan.
Naikkan minimum bid untuk produk margin tipis. Kalau break-even ROAS untuk produk tertentu terlalu tinggi dan sulit dicapai, lebih baik naikkan bid floor dan biarkan Shopee mematikannya saat ROAS tidak memenuhi syarat.
Sebagai TSP dan SSP resmi Indonesia, Gineehub dapat akses update kebijakan platform lebih cepat dari seller umum. Kalau ada perubahan biaya berikutnya yang berdampak ke strategi iklan kamu, kami yang pertama kali tahu dan bagikan ke seller yang kami dampingi.
Audit Toko Gratis
Analisis mingguan data seller center + sesi konsultasi 1-on-1 setiap minggu.
Lihat layanan Audit & Consultation →FAQ: Shopee Ads ROAS Q2 2026 dan Biaya Admin
Apakah biaya admin 10% berlaku untuk semua kategori?
Tidak semua kategori. Kenaikan ke 10% berlaku untuk kategori seperti fashion, FMCG, dan beberapa kategori consumer goods. Kategori elektronik, otomotif, dan beberapa segmen lain punya struktur biaya admin yang berbeda. Cek Seller Center kamu untuk melihat persentase biaya admin spesifik untuk kategori produkmu.
Bagaimana cara cek apakah kampanye saya sudah merugi?
Buka laporan iklan di Shopee Seller Center, filter per kampanye, dan lihat kolom ROAS. Bandingkan angka itu dengan break-even ROAS yang kamu hitung berdasarkan margin aktual setelah biaya admin 10% dan biaya proses Rp1.250. Kalau ROAS aktual di bawah break-even, kampanye itu sedang menggerus margin kamu.
Biaya proses pesanan Rp1.250 itu dipotong per order atau per produk?
Per transaksi atau per order, bukan per produk. Kalau satu order berisi 3 produk berbeda dari tokomu, biaya proses pesanan tetap hanya Rp1.250 untuk keseluruhan order itu. Ini kenapa strategi bundling atau mendorong minimum pembelian bisa efektif untuk menekan dampak biaya ini.
Apakah target ROAS perlu dihitung ulang lagi kalau biaya berubah lagi?
Ya, selalu. Break-even ROAS adalah angka dinamis yang bergantung pada margin kamu. Setiap kali ada perubahan biaya platform (biaya admin, biaya proses, atau biaya lain), atau perubahan HPP dan biaya operasional, hitung ulang angkanya. Ini bukan pekerjaan sekali jalan.





